Sosok Ari Susanto: Nakhoda Transformasi Pendidikan Maritim
Ari Susanto dikenal sebagai pendidik yang tidak hanya mengajar dari balik meja, tetapi seorang arsitek karakter bagi para calon pelaut masa depan. Kehebatannya tercermin dalam beberapa aspek kepemimpinan berikut:
1. Visioner dalam Literasi Kelautan
Beliau memahami bahwa masa depan Indonesia ada di laut. Sebagai kepala sekolah, ia berhasil mengubah kurikulum konvensional menjadi program yang adaptif terhadap teknologi perkapalan modern dan navigasi digital, memastikan lulusannya siap bersaing di kancah internasional.
2. Membangun Disiplin dengan Hati
Dikenal sebagai sosok yang tegas namun kebapakan, Ari Susanto menerapkan pola pendidikan semi-militer yang humanis. Ia menanamkan integritas dan etos kerja keras kepada para siswa, membentuk mental baja yang dibutuhkan untuk bertahan di tengah ganasnya samudra.
3. Koneksi Industri yang Kuat
Salah satu pencapaian terbesarnya adalah kemampuannya membangun jembatan antara dunia pendidikan dan industri (link and match). Di bawah arahannya, institusi yang ia pimpin menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan pelayaran global, sehingga serapan kerja lulusannya sangat tinggi.
4. Inovasi Fasilitas Belajar
Beliau gigih memperjuangkan modernisasi fasilitas sekolah, mulai dari simulator navigasi terkini hingga laboratorium permesinan kapal yang lengkap, demi memberikan pengalaman belajar yang nyata bagi para taruna.
5. Teladan Integritas
Bagi rekan sejawat dan siswanya, Ari Susanto adalah simbol dedikasi. Ia adalah pemimpin yang pertama datang dan terakhir pulang, selalu memastikan setiap taruna mendapatkan hak pendidikannya secara maksimal.
Provinsi Jawa Timur memiliki potensi maritim yang sangat besar, didukung oleh garis pantai yang panjang serta keberagaman sumber daya kelautan. Sektor kelautan dan perikanan menjadi salah satu sektor ekonomi yang strategis dan memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah. Dalam rangka mengoptimalkan potensi ini, pendirian SMKN Maritim Jawa Timur di Lamongan diinisiasi untuk mempersiapkan generasi muda dengan keterampilan dan pengetahuan yang relevan dengan sektor maritim.
Lamongan, sebagai salah satu kabupaten di Jawa Timur yang memiliki sebagian besar wilayahnya berada di pesisir, memiliki kebutuhan akan sumber daya manusia yang terampil dalam mengelola potensi dan tantangan di sektor maritim. SMKN Maritim Jawa Timur di Lamongan diharapkan dapat menjadi lembaga pendidikan yang mendukung keberlanjutan pengembangan wilayah pesisir dengan menghasilkan lulusan yang siap terjun dalam industri maritim.
Dalam mendukung visi pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan vokasional di Indonesia, atas inisiatif Bupati Lamongan alm. Fadli, S.H. bekerja sama dengan Politeknik Maritim Indonesia (Polimarin) tahun 2020 didukung oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur maka didirikan SMKN Maritim Jawa Timur di Lamongan. Tujuannya adalah untuk memberikan kesempatan bagi siswa untuk memperoleh keterampilan dan pengetahuan yang spesifik dalam bidang maritim. Program pendidikan di SMKN Maritim Jawa Timur di Lamongan diharapkan dapat menciptakan lulusan yang kompeten dan siap berkontribusi dalam memajukan sektor maritim nasional. Pendirian SMKN Maritim Jawa Timur di Lamongan didasarkan pada kerja sama erat antara pemerintah, dunia industri, dan komunitas lokal.
Adanya partisipasi aktif dari pelaku industri maritim dalam penyusunan kurikulum, penyediaan fasilitas, dan pelatihan praktik, diharapkan dapat menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan dunia kerja. SMKN Maritim Jawa Timur di Lamongan menyediakan alternatif pendidikan berbasis kompetensi bagi siswa yang memiliki minat dan bakat di bidang maritim. Hal ini sejalan dengan semangat pendidikan vokasional yang bertujuan memberikan keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja. Dengan latar belakang ini, pendirian SMKN Maritim Jawa Timur di Lamongan diharapkan dapat menjadi tonggak penting dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas dan siap bersaing dalam industri maritim, serta berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan di wilayah pesisir Jawa Timur.
Terwujudnya lulusan yang berkarakter Pancasila, Unggul, Terampil dan Kompetitif di dunia industri maritim global.
Menerapkan pendekatan pendidikan berbasis nilai-nilai Pancasila;
Menyelenggarakan pembelajaran yang berfokus pada pengembangan keterampilan maritim serta keahlian teknis yang relevan dengan tuntutan industri global;
Memfasilitasi pengalaman praktik dan magang di industri maritim;
Menyediakan lingkungan belajar yang stimulatif dan sarana prasarana yang memadai;
Mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran.