“SATU untuk Sekolah yang Santun, Amanah, Teliti, dan Ulet.”
Muslimin, S.Pd. merupakan sosok pemimpin pendidikan yang berkomitmen membangun SMK Negeri Maritim Jawa Timur di Lamongan menjadi sekolah yang berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.
Dengan semangat SATU, beliau mengajak seluruh GTK, siswa, wali murid, dan masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya sekolah yang positif:
S — Santun: Mengedepankan sikap hormat, ramah, dan berakhlak mulia.
A — Amanah: Menjalankan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, dan penuh integritas.
T — Teliti: Bekerja cermat, disiplin, dan berorientasi pada mutu.
U — Ulet: Pantang menyerah, terus belajar, dan berkomitmen mencapai kemajuan.
Bagi beliau, sekolah bukan sekadar tempat belajar, tetapi tempat menumbuhkan karakter, mengembangkan potensi, dan mempersiapkan generasi maritim yang unggul.
“Dengan SATU langkah, kita bangun sekolah yang berkarakter, berprestasi, dan menjadi kebanggaan bersama.”
MUSLIMIN, S.Pd.
Kepala SMK Negeri Maritim Jawa Timur di Lamongan
Provinsi Jawa Timur memiliki potensi maritim yang sangat besar, didukung oleh garis pantai yang panjang serta keberagaman sumber daya kelautan. Sektor kelautan dan perikanan menjadi salah satu sektor ekonomi yang strategis dan memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah. Dalam rangka mengoptimalkan potensi ini, pendirian SMKN Maritim Jawa Timur di Lamongan diinisiasi untuk mempersiapkan generasi muda dengan keterampilan dan pengetahuan yang relevan dengan sektor maritim.
Lamongan, sebagai salah satu kabupaten di Jawa Timur yang memiliki sebagian besar wilayahnya berada di pesisir, memiliki kebutuhan akan sumber daya manusia yang terampil dalam mengelola potensi dan tantangan di sektor maritim. SMKN Maritim Jawa Timur di Lamongan diharapkan dapat menjadi lembaga pendidikan yang mendukung keberlanjutan pengembangan wilayah pesisir dengan menghasilkan lulusan yang siap terjun dalam industri maritim.
Dalam mendukung visi pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan vokasional di Indonesia, atas inisiatif Bupati Lamongan alm. Fadli, S.H. bekerja sama dengan Politeknik Maritim Indonesia (Polimarin) tahun 2020 didukung oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur maka didirikan SMKN Maritim Jawa Timur di Lamongan. Tujuannya adalah untuk memberikan kesempatan bagi siswa untuk memperoleh keterampilan dan pengetahuan yang spesifik dalam bidang maritim. Program pendidikan di SMKN Maritim Jawa Timur di Lamongan diharapkan dapat menciptakan lulusan yang kompeten dan siap berkontribusi dalam memajukan sektor maritim nasional. Pendirian SMKN Maritim Jawa Timur di Lamongan didasarkan pada kerja sama erat antara pemerintah, dunia industri, dan komunitas lokal.
Adanya partisipasi aktif dari pelaku industri maritim dalam penyusunan kurikulum, penyediaan fasilitas, dan pelatihan praktik, diharapkan dapat menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan dunia kerja. SMKN Maritim Jawa Timur di Lamongan menyediakan alternatif pendidikan berbasis kompetensi bagi siswa yang memiliki minat dan bakat di bidang maritim. Hal ini sejalan dengan semangat pendidikan vokasional yang bertujuan memberikan keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja. Dengan latar belakang ini, pendirian SMKN Maritim Jawa Timur di Lamongan diharapkan dapat menjadi tonggak penting dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas dan siap bersaing dalam industri maritim, serta berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan di wilayah pesisir Jawa Timur.
Terwujudnya lulusan yang berkarakter Pancasila, Unggul, Terampil dan Kompetitif di dunia industri maritim global.
Menerapkan pendekatan pendidikan berbasis nilai-nilai Pancasila;
Menyelenggarakan pembelajaran yang berfokus pada pengembangan keterampilan maritim serta keahlian teknis yang relevan dengan tuntutan industri global;
Memfasilitasi pengalaman praktik dan magang di industri maritim;
Menyediakan lingkungan belajar yang stimulatif dan sarana prasarana yang memadai;
Mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran.